Told You So

Banyaknya Spesies Ikan Bahkan Yang Dimakan Manusia Telah Mengonsumsi Plastik

March 16, 2021 // by aoki

Banyaknya Spesies Ikan Bahkan Yang Dimakan Manusia Telah Mengonsumsi Plastik

Triliunan elemen plastik yang hampir tidak nampak, bagus di dataran sampai lautan dalam, terapung di lautan bumi. Elemen plastik yang diucap selaku mikroplastik ini tercipta kala plastik besar, semacam kantung berbelanja serta pembungkus santapan, buyar.

Para periset takut dengan mikroplastik sebab dimensi yang amat kecil, terhambur besar serta gampang disantap oleh binatang buas, bagus terencana ataupun tidak terencana.

Kita menekuni ilmu maritim serta sikap binatang, dan mau menguasai seberapa besar permasalahan ini.

Dalam riset yang terkini diterbitkan yang kita jalani dengan pakar ilmu lingkungan Elliot Hazen, kita menekuni gimana ikan laut, tercantum genus yang disantap oleh manusia menelan elemen dalam bermacam dimensi.

Sepanjang ini, kita menciptakan paling tidak 386 genus ikan laut, tercantum 210 genus menguntungkan memakan bagian plastik. Tetapi, nilai ini terus menjadi bertambah. Kita berspekulasi ini diakibatkan oleh tata cara buat mengetahui mikroplastik bertumbuh serta pencemaran plastik di lautan bertambah.

Membongkar Misteri Plastik

Binatang buas menyantap plastik bukan perihal yang terkini. Permasalahan ini mencuat awal kali dikala terdapat pemantauan atas perut seekor kukila laut pada 1969. 3 tahun setelah itu, para periset memberi tahu kalau ikan di bebas tepi laut selatan New England memakan plastik kecil.

Semenjak itu, lebih dari 100 artikel objektif sudah menciptakan mengkonsumsi plastik terjalin pada bermacam berbagai genus ikan. Tetapi, tiap riset cuma berfungsi selaku bagian kecil dari misteri yang amat berarti.

Buat memandang permasalahan ini lebih nyata, kita wajib menata bagian-bagian itu. Kita sudah membuat dasar informasi mengenai mengkonsumsi plastik oleh ikan laut, dari artikel objektif yang keluar dari tahun 1972 sampai 2019.

Kita mengakulasi bermacam data dari tiap artikel, tercantum genus ikan yang diawasi, jumlah ikan yang menyantap plastik, serta bila mereka dibekuk. https://107.152.46.170/

Kita pula menekuni posisi ikan-ikan ini ditemui sebab terdapat sebagian area dengan pencemaran plastik lebih banyak dibanding wilayah lain. Kita mengenali santapan, lingkungan, serta sikap menyantap, misalnya apakah menyantap ikan lain ataupun menajak alga, untuk tiap genus di informasi itu.

Dengan menganalisa informasi ini dengan cara totalitas, kita mau menguasai tidak cuma berapa banyak ikan yang menyantap plastik, namun pula aspek lain yang menimbulkan ikan- ikan ini menyantap plastik. Tren yang kita temui mencengangkan serta membahayakan.

Permasalahan Global

Riset kita menciptakan kalau ikan laut di semua bumi memakan plastik. Bagi 129 artikel objektif di dasar informasi kita, periset melaksanakan riset kepada 555 genus ikan di semua bumi.

Kita jadi takut sebab menciptakan lebih dari 2 pertiga genus itu sudah menyantap plastik. Salah satu perihal berarti dicermati merupakan tidak seluruh riset ini terpaut mikroplastik.

Perihal ini mungkin sebab menciptakan mikroplastik membutuhkan perlengkapan spesial, semacam kaca pembesar ataupun memakai metode yang lebih lingkungan. Tetapi, kala para periset memanglah mencari mikroplastik, mereka menciptakan 5 kali lebih banyak plastik pada tiap ikan dari dikala mempelajari plastik yang lebih besar.

Riset yang dapat mengetahui bahaya yang tadinya tidak nampak ini mengatakan kalau mengkonsumsi plastik lebih besar dari yang kita duga pada awal mulanya. Kajian kita sepanjang 4 tahun riset membawa alamat kalau ikan yang komsumsi plastik lagi bertambah.

Evaluasi global dari Perserikatan Bangsa-Bangsa( PBB) pada 2016 membuktikan jumlah genus ikan laut dengan plastik sudah meningkat 4 kali bekuk. Dalam satu dasawarsa terakhir, nisbah ikan yang menyantap plastik sudah meningkat 2 kali bekuk pada seluruh genus.

Riset yang keluar pada 2010-2013 menciptakan kalau pada umumnya 15% ikan ilustrasi memiliki plastik; dalam riset 2017-2019, jumlah itu jadi 33%.

Kita memandang terdapat 2 alibi kenapa gaya ini terjalin. Awal, metode objektif buat mengetahui mikroplastik sudah bertumbuh sepanjang 5 tahun terakhir. Banyak riset dini yang kita meninjau bisa jadi belum menciptakan mikroplastik sebab para periset tidak dapat melihatnya.

Kedua, terdapat mungkin kalau ikan memanglah menyantap lebih banyak plastik dari ke durasi sebab pencemaran plastik laut bertambah dengan cara garis besar.

Bila ini betul, kita berspekulasi kalau suasana hendak memburuk. Sebagian riset kuantifikasi kotor plastik memfaalkan jumlah kotor pencemaran di laut hendak lalu bertambah sepanjang sebagian dasawarsa berikutnya.

Faktor-Faktor Risiko

Walaupun penemuan kita bisa jadi menampilkan kalau ikan di lautan sudah banyak tertutupi oleh plastik sampai ke insang mereka, suasana ini sesungguhnya lebih lingkungan.

Dalam kajian kita, nyaris sepertiga genus yang diawasi tidak ditemui sudah memakan plastik. Serta, meski riset memanglah memberi tahu mengkonsumsi plastik, para periset tidak menciptakan plastik dalam tiap ikan.

Pada semua riset serta genus, dekat satu dari 4 ikan memiliki plastik, beberapa kecil yang kelihatannya meningkat bersamaan dengan durasi. Ikan yang memanglah menyantap plastik umumnya cuma memiliki satu ataupun 2 bagian di dalam perut mereka.

Dalam pemikiran kita, perihal ini membawa alamat kalau mengkonsumsi plastik oleh ikan bisa jadi menabur besar, namun tidak dapat dibilang terjalin dengan cara umum. Tidak pula terjalin dengan cara random.

Sebaliknya, kita dapat memperkirakan genus mana yang lebih bisa jadi menyantap plastik bersumber pada area, lingkungan, serta sikap makan mereka.

Selaku ilustrasi, ikan-ikan semacam hiu, kerapu, serta tuna yang berburu ikan lain ataupun insan laut selaku santapan lebih bisa jadi menyantap plastik.

Konsekuensinya, genus yang berposisi lebih besar dalam kaitan santapan lebih hadapi resiko yang besar. Kita tidak kaget kalau jumlah plastik yang dikonsumsi ikan pula kelihatannya tergantung pada berapa banyak plastik yang terdapat di area mereka.

Genus yang hidup di area laut yang dikenal memiliki pencemaran plastik, semacam Laut Mediterania serta tepi laut Asia Timur, ditemui dengan isi plastik yang lebih dalam perut mereka.

Comments are closed.